PROGRAM SANIMAS SPALD DI LAMPURA PATUT DI DUGA MENYIMPANG DARI JUKNIS/JUKLAK DAN BERAROMA MARK UP

PROGRAM SANIMAS SPALD DI LAMPURA PATUT DI DUGA MENYIMPANG DARI JUKNIS/JUKLAK DAN BERAROMA MARK UP

LAMPURA,Limamenitnews.Com.

Hasil Monitoring dan Investigasi Tim Media di Lapangan, Program dan atau Kegiatan Pembangunan Sanitasi Masyarakat (SANIMAS-SPALD), yang di Gelontorkan dari Dinas PUPR dan di kerjakan oleh KSM Setempat di duga Menyimpang dari Juknis dan Juklak serta Patut di Duga Ada Mark.Up, Pasalnya Fisk terpasang atau Implementasinya tampak Asal Jadi dan asal -asalan, yang mana Pengecoran Dak.Septiteng hanya menggunakan Besi Bekas yang Diameternya ga Jelas dan tidak di Anyam, selain itu Komposisi Adukan Semen Cor tidak sesuai Standar kedaptan Hasil Akhirnya Pada Retak-retak, Hal ini membahayakan Warga atau Anak-anak Manakala Melintas di atas nya,
Sekedar untuk di ketahui kembali Maksud dan Tujuan Program ini sebagai mana Pemberitaan Media ini sebelumnya yakni.

Program Sanimas SPALD-S merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat marginal/miskin yang bersifat produktif berdasarkan pemanfaatan sumber daya alam, tenaga kerja, dan teknologi lokal dalam rangka mengurangi kemiskinan, meningkatkan pendapatan dan menurunkan angka stunting.

Pola penyelenggaraan Program Sanimas SPALD-S dilakukan oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) dengan didampingi oleh Fasilitator Kabupaten dan Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) yang memiliki kemampuan teknis dan sosial kemasyarakatan, mulai kegiatan perencanaan pengorganisasian, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi.

Di kabupaten Lampung Utara Ada beberapa desa yang mendapat program tersebut salah satu Desa yang Mendapatkan program sanitasi SPALD, Desa Sido Rahayu kec Abung semuli kabupaten Lampung Utara mendapatkan program sanitasi SPALD, Dengan nilai anggaran Rp.500.000.000 (limaratus juta rupiah) yang di bagi sebayak 45 Rumah jadi nilai anggaran program tersebut 11.1.00.000.00 (sebelas juta seratus ribu rupiah) dalam satu titik.

Namun yang di temukan awak media di salah satu titik penerima bantuan Di Dusun I Desa Sidorahayu kec Abung Semuli, Menurut (HR) penerima bantuan untuk lubang WC nya “kami penerima gali sendiri, Dan Bantuan ini Dua KK mendapatkan satu bantuan, Dan untuk Besi cor nya memakai Besi 8 Banci, Menurut HR untuk bangunan nya di perkirakan menghabiskan Rp.5000.000 (lima juta rupiah) ujarnya.

Menurut KSM saat di kompirmasi mengatakan untuk Anggaran penerima bantuan perumahannya sesuai (RAB) dengan yang telah di tetapkan dan untuk penggalian lubang tangung jawab penerima bantuan kami hanya memberikan material di luar penggalian, total nya belum bisa di perkirakan karena belum di hitung habis total nya berapa, tutup nya.(Eko/Burh)