WANSORI KUNJUNGI KEDIAMAN WARGA YANG SEMPAT DI OMBANG AMBING NAKES SAAT AKAN MELAHIRKAN

WANSORI KUNJUNGI KEDIAMAN WARGA YANG SEMPAT DI OMBANG AMBING NAKES SAAT AKAN MELAHIRKAN

Lampung Utara Limamenitnews.Com

Wansori ketua Cabang Partai Demokrat yang Notabenya Anggota DPRD (Komisi IV) Empati atas Peristiwa yang di alami Pasangan Rumah Tangga Muda yang Informasinya sempat tidak mendapat kan/Pelayanan di Ombang-ambingkan ketika akan Melahirkan untuk itu Wantoni berkunjung Rumah pasien yang ingin melahirkan dan yang di tolak oknum perawat yang sedang piket di puskesmas Tatakarya kecamatan Abung surakarta, selasa (14.06.2022).

Guna Kkarifikasi dan dan Investigasi akan Kronologi Peristiwa tersebut.
Adapun Kronologis yang di Peroleh yakni
pada minggu malam senin sekira pukul 21.00 wib yoga suami dari nyoya risma wati 22 yang ingin melahirkan anak kedua memangil bidan desa yang ada di desa surakarta menurut bidan desa jikalau ingin di bawa kepuskes mas tatakarya ini masih bisa keburu, sesampai nya di puskesmas tatakarya di oleh dua prawat di rujuk kerumah sakit handayani ataupun kerumah sakit lain, alasan nya di puskes peralatan nya kurang lengkap lalu yoga melihat pasangan nya merintih kesakitan mengambil kesimpulan untuk membawa nya ke klinik asiva, sesampai nya di mobil pik”up atau losbak risma mengatakan dia sudah gak kuat lagi, lalu dibawa nya kedalam puskes tatakartya, setelah dilihat oleh perawat”gak pak ini masih lama di bawa ke rumah sakit handayani aja masih bisa ujar perawat.

Lanjut yoga”membawa risma untuk pindah ke klinik Asifa namun sebelum sampai di klinik risma sudah melahirkan di mobil yang ia tumpangi tampa ada di dampingi oleh perawat
Setelah mendengar langsung dari yang bersangkutan, Wansori SH ketua Komisi Empat “saya dalam bentuk Empati, dan kepedulian, turun langsung ke bawah di karenakan saya membaca beberapa berita bahwasan nya ada penolakan pasien yang ingin melahirkan, yang di lakukan oleh oknum puskesmas Tatakarya saya membaca berita itu seolah olah pemerintah daerah tidak hadir di tengah tengah masyarakat, tapi saya juga sebagai wakil rakyat tidak boleh juga sepihak agar semua nya di perbaiki dan di benahi ini juga jangan sampai terulang kembali, mereka juga pihak Puskesmas harus melakukan klarifikasi kepada pasien, mereka juga kan ada undang-undang Nakes, ada undang undang praktek suster no 29 tahun 2004 bagaimana meningkatkan mutu playanan, bagaimana perlindungan pasien, karena di setiap puskesmas itu ada Dokter praktek nya ada penangung jawab nya, nah inilah nanti yang akan kita tuntut kedepan, Tandas Wansori, dalam hal ini Lanjut Wansori
kami akan melakukan pemangilan kepada pihak puskesmas ke DPRD lampung Utara dan kami akan melakukan Uji petik bagaimana peristiwa yang sebenar nya pasalnya Patut di duga telah terjadi Pelanggaran Berat dan HAM dalam Peristiwa tersebut, tutup Wansori.(Eko)