TAEKWONDOIN BERPRESTASI LAM-TENG TERJEGAL REKOM PBTI “PROV” GAGAL IKUTI UJIAN KE NAIKAN TINGKAT

TAEKWONDOIN BERPRESTASI LAM-TENG TERJEGAL REKOM PBTI “PROV” GAGAL IKUTI UJIAN KE NAIKAN TINGKAT

Limamenitnews.com, Lampung-Tengah

Sangat Miris Nasib ke 7 Atlit Taekwondoin Berprestasi asal Lampung-Tengah, Jenjang Ujian kenaikan Tingkat KUKIWON/Kenaikan Sabuk DAN/POOM dalam Dunia Olah raga Beladiri TAEKWONDO yang menjadi Kebanggaan bagi Atlit bila berhasil mencapai dan mendapat Lisensi pada Jenjang tersebut ke 7 Atlit Taekwondoin harus menelan Pil Pahit Prihal Kisruh di Wadah Pengkab (TI) LAMTENG, dan Sabotase PengProv (TI) LAMPUNG, ke 7 Atlit menjadi Korban sehingga Jenjang Prestasi mereka Tersendat, Ardiansah Ketua Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI), Cabang Lamteng, ketika di Konfirmasi Prihal Nasib yang di alami ke 7 Atlit Taekwondoin Berprestasi Lamteng yang gagal mengikuti Ujian Kenaikan, Jenjang atauTingkat, menyatakan Prihatin dan Geram dengan Sikap dan atau Keputusan Oknum di Wadah PENGKAB DAN PENGPROV (TI) di Provinsi LAMPUNG khusus nya, di Lamteng ini ke 7 Taekwondoin tersebut sangat Berprestasi dan Potensial menjadi Atlit Kaliber Nasional Bahkan Dunia hal tersebut sudah terbukti Mereka telah Menorehkan Prestasi bahkan sudah ke Level Nasional bukan ini menjadi Prioritas atau Penghargaan bagi mereka untuk mengikuti Ujian tingkat atau Jenjang di TAEKWONDO, untuk pembuktian lebih lanjut kalau mereka memang berkualitas, ini malah di Jegal dengan tidak di beri Rekom oleh Wadah atau Rumah Taekwondo itu sendiri hanya permasalahan yang tidak ada Korelasinya dengan Anak didik, Kalau Wadah Lain bisa memberi Rekomendasi saya selaku ketua AWPI Cabang Lamteng Siap bahkan mereka akan kami beri Vasilitas yang Layak karena mereka telah terbukti mengharumkan Nama Kabupaten dengan segudang Prestasi ini sama wadah nya sendiri malah di Matikan Prestasinya terlebih Usia Mereka masih sangat Produktif ada Apa di Wadah PENGPROV dan PENGKAB (TI) kami sebagai Lembaga Social Control akan mengawal dan Mengupas permasalahan ini tandas Ardiansah, terpisah Andi Antoni,Sp.MM. salah seorang Wali dari Atlit Taekwondo sangat terpukul pasalnya Putri nya yang sejak Usia dini menggeluti dan menekuni Olah raga Taekwondo dan telah menorehkan Prestasi di Kancah Nasional dan semua medali sudah di Gondol kini tak berdaya karena Caruk maruk pengurus wadah Taekwondo anak Kami prestasinya terganjal untuk itu saya berharap Pihak-Pihak yang berkompeten dan Pemkab, DPRD lamteng hadir dan bertindak mengingat Putra-Putri ke 7 Taekwondoin telah mengaharumkan PEMKAB LAMTENG sampai ke Nasional, dan sebagai Pribadi saya merasa di Rugikan terutama Moril anak yang tak ternilai dengan Rupiah, untuk itu saya akan perjuangkan ini menyangkut HAK AZAZI pungkas Antoni.

Sekedar untuk di ketahui ini Prestasi salah satu TAEWONDOIN LAMTENG yang terganjal REKOM Pengurus
Dhea sapaan akrab nya, dalam berbagai turnamen yang ia ikut diantara nya Tingkat kabupaten lampung tengah: juara 1 (mendali emas) kyorugi KU 14-2
15 tahun putri (thn 2019).

Tingkat nasional: juara 1 ( mendali emas) cadet kyorugi putri di kejuaraan taekwondo KAPOLRI CUP 2 tahun 2019.

Juara 2 (mendali perak) kyorugi KU 14-15 tahun di kejuaraan premiere league student taekwondo championsif 2019.

Juara 1 (mendali emas) KU 14-15 tahun putri di open turnamen MOK’S taewondo championship 3 south sumatera tahun 2020.

Tingkat provinsi lampung : juara 1 ( mendali emas) KU 14-15 tahun LIGHT PUTRI (di open turnamen begawi cup taekwondo lampung VI (tahun 2019).

Juara 1 ( mendali emas ) KU 14-15 tahun kyorugi putri di open turnamen taekwondo saburai cup (tahun 2020).

Juara 2 /mendali perak kejuaraan ‘ NATIONAL OPEN TOURNAMENT TAEKWONDO CHAMPIONSHIP’ yg diadakan PANGDAM XVI/PATTIMURA 26-29 agustus 2021.(Jaya/Red)