KAUR PEMBANGUNAN KAMPUNG PUJODADI KAKANGI KEWENANGAN KAKAM PATUT DI DUGA TERIMA SUAP (PUNGLI) PRIHAL GALIAN TANAH

KAUR PEMBANGUNAN KAMPUNG PUJODADI KAKANGI KEWENANGAN KAKAM PATUT DI DUGA TERIMA SUAP (PUNGLI) PRIHAL GALIAN TANAH

Limamenitnews.com, Trimurjo,Lampung-Tengah

Kegiatan Pengerukan tanah di Kampung Pujodadi Kecamatan Trimurjo Kabupaten Lampung-Tengah yang merusak Jalan Kampung (FASUM), akibat dari Lalu-Lalang Armada Damtruck Pengangkut Tanah yang Tonase nya tak sepadan dengan Badan Jalan Kampung Terus Ber Operasi Pasal nya Pemilik Exavator merasa sudah mengantongi Izin Baik dari Lingkungan dan Pemerintahan Kampung, Eko pemilik Exavator kepada Awak Media Ketika di Konfirmasi mengatakan, sebelum beroprasi saya sudah berkomunikasi dengan salah seorang Kaur di PEMKAM setempat berinisial Supri tujuan saya melapor dan mohon Izin akan Kegiatan Galian tanah, lantas supri berujar Izin semua saya saja karena saya yang Pemilik Kampung ini (yang berkuasa) ujar Supri lantas semua Hal dan Komitmen saya serahkan ke Pak Supri dan merasa kewajiban sudah saya tunaikan semua ya saya bekerja terang Eko

Terpisah, Candra, Pj.Kepala Kampung Pujodadi ketika di Klarifikasi prihal ini diri nya Geram pasal nya ini menyangkut Wibawa Pemerintahan dan Pribadi saya selaku Pj,Kakam di sini memiliki Ketetapan dan Kekuatan HUKUM yakni berdasarkan SK dari Pemerintah, jadi kalau ada Kaur merasa Mampu dan bertanggung Jawab Prihal Peraturan dan Hukum, Per undang-Undangan yang ada atau Baku dia harus Pertanggung jawabkan Sikap dan perbuatan nya itu di Mata Hukum pungkas Candra, kembali ke prihal Kegiatan Galian lanjut Pak Candra saya atas Nama Tuhan tidak dan atau belum pernah bertemu sama penanggung Jawab Kegiatan tersebut, dan saya sudah mendengar dan melihat kerusakan Fasum yakni Jalan akibat dari kegiatan itu, terlebih warga merasa resah dan sudah menjadi Konsumsi Publik (Pemberitaan di Media) untuk itu saya akan Proses ke Pimpinan terlebih Kaur yang sudah mengkangkangi Kewenangan Pimpinan akan saya minta Pertanggung jawabanya dan saya menduga ada Unsur Pidana nya di sini karena si Pemilik Exavator merasa sudah memenuhi kewajibanya baik Administrasi dan Kompensasi, tandas Candra. di tambahkan Pak Kakam sebelum permasalahan ini berakhir di Mata Hukum saya berharap Kaur yang di maksud berjiwa besar, Menghadap saya Guna Klarifikasi karena yang bersangkutan sudah jarang Hadir di Balai Kampung terang Candra.(Fandika/Red)