KEPALA KAMPUNG DAN PERANGKAT SEKECAMATAN TRIMURJO MENGIKUTI PEMBINAAN DAN PENGAWASAN PEMERINTAHAN KAMPUNG

KEPALA KAMPUNG DAN PERANGKAT SEKECAMATAN TRIMURJO MENGIKUTI PEMBINAAN DAN PENGAWASAN PEMERINTAHAN KAMPUNG

UNTORO,LAM-TENG – Limamenitnews.Com

Kepala Kampung sekecamatan Trimurjo beserta perangkatnya mengikuti Pembinaan dan Pengawasan pada Selasa (21/9/21),bertempat di Balai Kampung Untoro dalam kesempatan itu
Pemerintahan Kampung di Intruksikan segera mendata dan menginfentarisasikan semua Asset Kampung yang di peroleh dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Kampung (APBK),pasalnya kedepan Prihal tersebut merupakan bagian dari persyaratan Pemerintahan Kampung dalam penggelontoran Dana Desa hal tersebut di sampai kan Ibu,Linda Kasi dari Dinas PMK,selain itu lanjut Bu,Linda Pemerintahan Kampung harus senatiasa meningkatkan Kualitas Sumberdaya Perangkatnya di Bidang Informasi dan Technologi agar Pembuatan Profosal atau Peng SPJ an atau Laporan Keuangan dapat di laksanakan sesuai dengan Format yang telah di tentukan serta Kecepatan dan Ke akuratanya agar tidak menghambat bagi Kampung lainya mengingat di Kabupaten Lampung tengah ini terdapat 301 Kampung terang Linda,di tambahkan Pak,Marno Kabid di PMK,Kepala Kampung di harapkan menciptakan Inovasi dan Kreatifitas agar Kampung memperoleh Pendapatan selain DD,yakni dengan mengembangkan Badan Usaha Milik Kampung (BUMK),Menjadikan Desa/Kampung Wisata terang Pak,Kabid.dan yang tak boleh Lengah Lanjut pak,Marno Pemerintahan Kampung harus melandasi semua bentuk kegiatan dan usaha dengan didahului pembuatan Peraturan Kampung (PERKAM) sebagai Landasan Hukum kita pungkasnya.


Dalam kesempatan itu Rohmat Kepala Kampung Untoro mewakili rekan sejawat nya berharap ada perubahan atau peraturan atas di perkenankanya Dana Desa di peruntukan Membangun atau merenovasi Balai Kampung,pasal nya Sebagian besar bahkan menyeluruh Balai Kampung di Kabupaten Lampung Tengah ini di rasakan kurang Layak terang Madek sapaan Pak.Rohmat masih terang Madek,mengingat Balai Kampung tempat berkumpul Warga dan Pamong,serta pusat Kegiatan semestinya ada perhatian lebih baik dari Pemerintah Kabupaten,Provinsi,maupun Pusat,kalo dana Bagi Hasil Pajak itu hanya cukup untuk perawatan atau Renovasi Ringan saja pungkas pak.Romat.(Gusti)