POTRET PASAR KAMPUNG TERDAMPAK KEBIJAKAN PEMERINTAH DARI PPKM

POTRET PASAR KAMPUNG TERDAMPAK KEBIJAKAN PEMERINTAH DARI PPKM

Lamteng – Limamenitnews.com

Kebijakan Pemerintah dalam menekan penyebaran Virus Corona (C 19 ) dengan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), berdampak pada Roda Perekonomian masyarakat tanpa terkecuali yakni dari Perkotaan hingga pedesaan (Kampung).

Potret tersebut dapat kita Lihat dan Rasakan pada Pasar, sebagai Central Transaksi Jual Beli tak terkecuali pasar pasar Kampung, salah satunya Pasar Kampung Tanggul Angin Kecamatan Punggur Kabupaten Lampung-Tengah, berdasarkan Monitoring Awak Media Limamenitnews.Com di Lapangan Pasar Kampung di Kecamatan Punggur ini sebelum ada wabah Covid-19 sangat ramai, sebagai mana di ungkapkan
Edi murni petugas parkir di pasar Punggur Lampung tengah mengakui sejak adanya pemberlakuan pembatasan kerja masyarakat PPKM dari LEVEL 1 hingga LEVEL 4 kondisi pasar punggur sepi pembeli.

Ditambah lagi adanya perpanjangan yang semula PPKM level 4 berakhir 2 Agustus 2021 diperpanjangan hingga 23 /8 mendatang, Jika covid-19 ini tidak segera hilang dari bumi kita sampai kapan kita harus seperti ini kata Edi kepada limamenitnews.com minggu (15/8).

Kendati demikian dia juga berharap dengan adanya perpanjangan PPKM ini bisa menekan angka masyarakat yang terpapar covid-19, sebagai masyarakat kita harus dukung pemerintah walaupun resikonya seperti sekarang ini suasana usaha ditengah PANDEMI COVID-19 ini hampir semua mengalami permasalahan penurunan omzet pendapatan bagi pedagang hal ini sebenarnya tidak kita inginkan kata Edi.

Sebagai petugas parkir dia mengatakan berapapun pendapatan yang kita dapatkan kita harus bersyukur, karena Tuhan masih memberi rizqi yang lebih penting kita tetap sehat, Untuk mencari tambahan pendapatan dia juga menjual benda benda lain seperti bendera dan umbul umbul serta melayani sol sepatu dan lain lainnya.

Alhamdulillah kalau lagi beruntung jualan saya ada saja yang membeli, walaupun pendapatan parkir saya menurun dari biasanya tidak masalah, karena pengunjung ke pasar sedang sepi karna PPKM pungkas Edi, Hal yang sama juga dikatakan salah seorang pedagang pasar Punggur, Narto menurutnya suasana pasar yang sepi ini akibat covid-19.

Kita tetap berusaha apapun resiko usaha, untung atau rugi sepi atau ramai kita tetap harus waspada dengan cara tetap mematuhi protokol kesehatan prokes dari pemerintah dengan cara mudah mudahan kita terhindar dan dapat menagkis Virus covid-19 ujar Narto.(Fandika)