ADA 5000 HEKTAR TANAMAN PADI DI IRIGASI PUNGGUR UTARA TERANCAM KEKURANGAN AIR DAN GAGAL PANEN

ADA 5000 HEKTAR TANAMAN PADI DI IRIGASI PUNGGUR UTARA TERANCAM KEKURANGAN AIR DAN GAGAL PANEN


Punggur – Limamenitnwes.com

Musim tanam MT 2 April – Juli 2021 wilayah irigasi sekampung sistem meliputi wilayah kanal 1 dan kanal 2 yakni wilayah metro Pekalongan dan wilayah Trimurjo – seputih Raman Lampung tengah.

Berdasarkan laporan tutup tanam Akhir Juni 2021 didinas pertanian provinsi Lampung tercatat sebanyak 18000 hektar tanaman padi yang dalam pertumbuhan.

Sementara petani yang belum melakukan tanam di bulan Juni, masih banyak lantaran kebanyakan para Patani mengalami gangguan hama tikus pada saat melakukan penyemaian benih akibat hama mereka mengulang menyemai benih maka terjadilah waktu tanam terpaksa dilakukan di bulan Juli 2021.

Sesuai Surat keputusan SK Gubernur lampung sistem irigasi pengairan akan ditutup Akhir bulan Juli, terkait hal itu para Patani yang menanam di bulan Juli terpaksa meminta kebijakan Provinsi untuk memperpanjang pengiriman suplay air untuk mencukupi kebutuhan namun oleh pihak Pemprov di perpanjang hingga 15 Agustus 2021.

Dari data yang di terima stafsus, Balai PSDA wilayah II sekampung sistem antara data tanaman padi didinas pertanian provinsi Lampung tercatat hanya 18000 hektar akan tetapi data tanam pada bulan Juli tidak dicantumkan didalam data tambahan.

Data yang dimiliki Balai PSDA wilayah II sekampung sistem tanaman padi pada bulan Juli 2021 sekitar 5000 hektar lebih, jika di tambahkan total tanaman padi MT Mai – Juli ada sikitar 23000 hektar.

Dua data yang berbeda antara Dinas pertanian provinsi dan Dinas pengairan terdapat perbedaan 5000 hektar.

Hal ini di katakan staf Balai PSDA wilayah II rabo 28/7 kepada stafsus, menurutnya Dinas pertanian hanya mendata tanaman sesuai dengan waktu yang ditetapkan melalui keputusan Gubernur, sementara petani mengakhiri tanam pada bulan Juli 2021 akibatnya data yang ada tidak singkron.

Pemprov hanya memberi kebijakan perpanjangan sampai 15 Agustus 2021 air akan dimatikan, selanjutnya bagaimana nasib tanaman padi yang baru di tanam di bulan Juli ini yang luasnya ada 5000 hektar jika air tidak di aliri sampai saat ini air yang ada hanya ada 16meter kubik, dan pada 15/8 air akan di matikan pasti akan gagal panen dan berapa kerugian petani.(Fandika)