SUTATMOKO LAKSANAKAN PEMBANGUNAN DESA SESUAI PROSEDUR DAN ATURAN SERTA TRANSPARAN

SUTATMOKO LAKSANAKAN PEMBANGUNAN DESA SESUAI PROSEDUR DAN ATURAN SERTA TRANSPARAN

Punggur – Limamenitnews.Com

Sutatmoko Kepala Kampung Nunggalrejo Kecamatan Punggur Kabupaten Lampung Tengah, mengatakan dalam menjalankan Agenda atau Program Kegiatan Pembangunan di Kampung baik Fisik/Infrastruktur maupun kegiatan lain nya di segala Sektor saya laksanakan berdasarkan Prosedur dan Peraturan perundang-undangan yang ada sebagai acuan, serta tahapan tahapan, dan Sistem dan Struktur yang ada di Pemerintahan khususnya pemerintahan Kampung Pungkas Pak Sutat. Di lanjutkanya ga mungkin kita melaksanakan suatu kegiatan tanpa adanya Musyawarah atau perencanaan dalam hal itu tentu semua Elemen Masyarakat dan Perangkat Kampung di Undang dan di libatkan, lebih dari itu saya tetap mengedepankan Skala Prioritas dan pemeratan di setiap Dusun dam pemerataan pembangunan untuk Kampung Nunggalrejo ini tandas Sutatmoko.

Adapun lanjut Sutatmoko untuk tahun 2021 ini prihal Perencanaan sudah kita Siapkan mengingat Kondisi Negara yang sedang Darurat Covid-19, sesuai dengann Instruksi, Kita tetap mengutamakan dan siaga terhadap Wabah Virus Covid-19 yakni membantu warga yang di duga terinfeksi dan seanatias Sosialiasi serta pencegahan dengan menyeprotkan Disinspektan di Titik Pasum dan semua Lingkungan Masyarakat terangnya. di tanya prihal pembangunan Fisik Sutan menjelaskan Alhamdullah Pembangunan Fisik Infrastrutur kita masih bisa gerak yakni kita membangun Pos Siaga Covid-19 di Balai Kampung, Talud Drainase, dan Gorong-gorong. serta Giat masyarakat (PKT) Membuka badan Jalan baru di Dusun satu dan Dua, adapun warga masyarakat penemrima BLT, untuk Kampung Nunggal Rejo yang terdiri dari Enam Dusun ini berjumlah 75 KPM dan mereka sudah menerima sampai tahap Lima pada bulan Juli lalu terang Pak Kakam Sutatmoko. di singgung Prihal Badan Usaha Milik Kampung(BUMK), di terangkanya untuk Kampung Nunggalrejo BUMK sudah ada adapun bentuk usahanya kami menyiapkan Kursi dan Tarup Hajatan sejak Wabah Covid-19 melanda ini dan ada kebikakan pemerintah membatasi kegiatan Masyarakat dalam berkerumun serta mengelar Hiburan dan Hajatan saat ini Kegiatan BUMK stagnan,(tidak bergerak),hal berpengaruh pada warga gang kita tugaskan/Pengurus karena mereka tidak ada Insentif Rutin hanya mengandalkan SHU dari Jasa kalo kegiatan tersebut berjalan ini sedang kita sisasati agar BUMK ini tetap Eksis terang Pak Sutatmoko.(Gusti/Red)