PEDAGANG KULINER DI KAWASAN SUMUR BANDUNG DAN LAPANGAN SAMBER KOTA METRO TERANCAM GULUNG TIKAR

PEDAGANG KULINER DI KAWASAN SUMUR BANDUNG DAN LAPANGAN SAMBER KOTA METRO TERANCAM GULUNG TIKAR

Kota Metro – Limamenutnews.Com

Pedagang Kuliner di Kawasan Taman Parkir (Tampar) Sumur Bandung dan seputar Lapangan Samber Park, terancam Gulung tikar pasalnya sejak wabah Covid-19 Melanda Omzet mereka turun derastis di tambah kebijakan Negara menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat yang tenar di sebut PPKM, tak terkecuali Kota Metro sejak di terapkanya PPKM para pedagang Kuliner di seputar Tampar Sumur Bandung dan Lapangan sambar Kota metro terancam Gulung Tikar Alias Bangkrut.

Sebagai mana yang di ungkapkan Heri Pedagang Es Kelapa Muda di Lapangan Samber akibat kebijakan pemkot memberlakukan PPKM dan menyekat Akses jalan jalan Utama dan semua Jalan Akses masuk kelapangan Samber kami para pedagang mengalami Anjlok pembeli kalo situasi ini sampai di perpanjang berbulan bulan sudah di pastikan kami para pedagang akan gulung tikar bahkan bongkar tenda melarikan diri karena dililit Hutang terang Heri sambil berkelakar, di lanjutkan Heri seharus nya pemerintah bertanggung jawab atas nasib kami ini mengingat kami punya anak pada sekolah dan pakai biaya itu di luar kebutuhan sehari hari masa mereka tutup mata dengan nasib kami ini tandas Heri, di tambahkan Joni pengayuh Odong-Odong hiburan anak anak, Terlebih kami yang mata pencarianya menjual jasa rekreasi Odong-odong, Delman dan sejenisnya kami mati total ga ada pemasukan karena jalan yang mengitari Lapangan Samber kena Sekat (ditutup) tak ada lagi pengunjung yang masuk ke arena bermain di Lapangan Sambar ini pungkasnya.

Senada di lontarkan Genjek pedagang Ketoprak dan Skuteng di area tampar Sumur Bandung sejak pemberlakuan PPKM dan pembatasan jam pada malam hari kami pedagang di Tampar pada kelimpungan yang mana sejak adanya wabah Corona Omzet kami turun drastis karena banyak warga yang enggan keluar pada malam hari di tambah ini pemberlakuan Jam dagang dan penyekatan Jalan kami sangat terdampak atas kebijakan PPKM ini yang mana sejak di berlakukan nya PPKM dagangan kami banyak tak terjual Al Hasil kami setiap harinya Nombok karena bahan dagangan kami mayoritas siap saji kalo ga habis ya terbuang katanya, di tambahkan, Cak.Herman pedagang tenda di tampar seharusnya Pemkot memberi kebijakan kepada kami pedagang kuliner yang bukanya di malam hari terlebih pelanggan kami bukan hanya warga Metro banyak dari luar metro yang sengaja bermain ke kota metro bersama keluarga untuk menyatap kuliner yang ada di Sini (Tampar), namun akibat jalan pada di Tutup mereka sudah di pastikan mereka tak bisa sampai kemari lantas bagai mana nasib kami ini karena cuma ini satu satunya mata pencarian kami tolong pemerintah, jangan pikirkan tapi Bantu kami ini karena kami punya anak pada sekokah dan perbiaya untuk itu tandas Cak.Herman.(Gusti/Red)

16 thoughts on “PEDAGANG KULINER DI KAWASAN SUMUR BANDUNG DAN LAPANGAN SAMBER KOTA METRO TERANCAM GULUNG TIKAR

  1. Pingback:priligy drops

Comments are closed.