DPK PPNI GUNUNG SUGIH MENGADAKAN KHITANAN MASAL DALAM RANGKA PERINGATAN HARI PERAWAT DAN HARI LAHIRNYA PANCASILA

DPK PPNI GUNUNG SUGIH MENGADAKAN KHITANAN MASAL DALAM RANGKA PERINGATAN HARI PERAWAT DAN HARI LAHIRNYA PANCASILA

Lamteng-Limamenitnews.Com

Peringatan hari perawat internasional 12 mai dan hari lahirnya pancasila 1 juni 2021, DPK PPNI gunung sugih adakan kegiatan sunatan/ khitanan masal di kampung sidowaras.

Beragam cara untuk memperingati hari yang bersejarah bagi setiap organisasi masyarakat maupun institusi pemerintahan, ini merupakan bentuk keperdulian dan rasa syukur kepada tuhan yang maha esa yang telah menentukan hari hari yang penuh sejarah baik untuk negara kesatuan republik indonesia yakni pada 1 juni ditetapkan sebagai hari lahirnya pancasila.

Sampai sekarang bangsa indonesia setiap tanggal 1 juni selalu diperingati diseluruh indonesia, dan pada tgl 12 mai ditetapkan sebagai hari perawat internasional, dpk ppni gunung sugih tgl 1 juni 2021, mengadakan acara khitanan masal dalam rangka memperingati hari lahirnya pancasila dan hari perawat internasional dengan menyelenggarakan khitanan masal di kecamatan bumiratu nuban bertempat di balai kampung sidowaras lampung tengah.

sebanyak 35 anak anak dari 9 kampung yang ada masing masing mengirim anak anak untuk di khitan di balai kampung tersebut.

Pada kesempatan itu pelaksana kegiatan dari puskesmas induk yang beralamat di kampung wates selaku penyelenggara kegiatan menyediakan tim medis terdiri dari perawat perawat untuk melakukan kegiatan khitanan masal geratis.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut camat bumiratu nuban selamet, kapolsek bumiratu nuban ipda Alan.R, babinsa, babinkamtibmas, kepala kampung subakir dan perangkat kampung beserta para orang tua anak.

Kegiatan khitanan yang dilaksankan, mendapat dukungan dari sejumlah orang tua yang turut serta dalam kegiatan tersebut.

Banyak diantara orang tua berharap program seperti khitanan tidak hanya dilaksanan dalam acara peringatan saja namun acara ini bisa melalui program yang di anggaran di kampung melalui dana kampung sehingganya acara peringatan hari hari besar tidak hanya diisi satu jenis kegiatan dan ada agenda rutin yang lain.

Menurut salah seorang tokoh setempat yang tidak mau disebut namanya, mengatakan kegiatan khitanan ini jika diliat sisi positif ini sangat positif tapi karena menyangkut pembiayaan seharusnya pihak penyelenggara ada pemberitahuan sumber pendanaanya dan disampaikan secara transparan kepada masyarakat ujarnya.

Lebih lanjut dia mengatakan program khitanan ini sangat menolong bagi masyarakat yang tidak mampu apalagi akibat dari virus Corona banyak masyarakat terdampak akibatnya ekonomi mereka mengalami krisis.

Dengan adanya khitanan masal ini tentunya sangat menolong mereka dan banyak diantara mereka berharap kegiatan khitanan ini sering dilakukan dan jika perlu setiap kampung menganggarkan melalui dana kampung setiap tahun.(fandika)