SMP N 1 BARADATU UJI COBA PEMBELAJARAN TATAP MUKA RABU 7/4/2021

SMP N 1 BARADATU UJI COBA PEMBELAJARAN TATAP MUKA RABU 7/4/2021

Way kanan, limamenitnews.com

Bupati Way Kanan H.Raden Adipati Surya, SH, MM, telah menerbitkan Surat Edaran Nomor : 420/283/IV.01-WK/2021 tentang Pembelajaran Tatap Muka untuk setingkat SMA/SMK/MA dan SMP/MTs.

Pada surat edaran tersebut diterangkan bahwa Belajar Tatap Muka secara terbatas pada satuan Pendidikan pada setiap jenjang akan dimulai tanggal, 5 April 2021 sampai dengan 8 Mei 2021, selanjutnya akan ditinjau dan ditetapkan kembali apakah sekolah tersebut bisa melanjutkan atau kembali ke sistem belajar dalam jaringan (daring).

Ditemui di ruang kerjanya Kepsek SMPN 1 Baradatu Suharmaji, S.Pd M.M.Pd, menyampaikan bahwa SMPN 1 Baradatu merupakan salah satu sekolah jenjang SMP yang diijinkan untuk mengikuti Pembelajaran Tatap Muka secara terbatas pada masa Covid-19 ini. Semua persiapan telah dilaksanakan dari pembuatan SOP Pembelajaran Tatap Muka, sarana dan prasarana pendukung, pembentukan Gugus Covid-19 sekolah, surat ijin orang tua, kesiapan tenaga pendidik dan kependidikanya, koordinasi dengan Gugus Covid 19 Kecamatan serta kesiapan lainya.

Disampaikan juga bahwa dalam menghadapi Pembelajaran Tatap Muka ini, guru SMPN 1 Baradatu ada 24 orang guru yang telah mendapatkan vaksinasi Covid-19 tahap 2 dari jumlah total Guru 53 orang, dengan telah di vaksinasinya beberapa orang guru ini semoga dapat memperlancar pelaksanaan kegiatan Pembelajaran Tatap Muka di SMPN 1 Baradatu, himbau Suharmaji Kepsek SMPN 1 Baradatu

Sejak dilaksanakanya Pembelajaran Tatap Muka, hari Senin, 5 April 2021, pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka sampai dengan hari kedua Selasa, 6 April 2021 berjalan dengan lancar, salah satunya dengan adanya dukungan dari orang tua, menyiapkan sarana protokol kesehatan anak seperti masker dan hand sanitizer, bahkan tidak sedikit orang tua mengantarkan dan menjemput anaknya dari sekolah.

Dalam Pembelajaran Tatap Muka terbatas ini, SMPN 1 Baradatu menerapkan Pola Pembelajaran pagi dan siang, pagi antara pukul 07.30-10.00 wib untuk daftar hadir ganjil dan siang pukul 10.30-12.30 wib untuk daftar hadir genap dan minggu berikutnya akan bergantian.

Dengan waktu dan jumlah peserta didik yang sangat terbatas dalam pembelajaran Tatap Muka ini, tentunya pembelajaran belumlah maksimal, maka pembelajar secara daring tetaplah dilaksanakan,yang diatur sedemikian rupa sehingga tidak membebankan anak sebagai peserta didik.

Harapannya semoga Pembelajaran Tatap Muka di SMPN 1 Baradatu khususnya dan di Kabupaten Way Kanan umumnya dapat berjalan lancar, “(tumino/Okta)