ANGGOTA DPRD PROVINSI LAMPUNG SONI SETIAWAN, ST. MH SOSIALISASIKAN PEMBINAAN IDEOLOGI PANCASILA DAN WAWASAN KEBANGSAAN

ANGGOTA DPRD PROVINSI LAMPUNG SONI SETIAWAN, ST. MH SOSIALISASIKAN PEMBINAAN IDEOLOGI PANCASILA DAN WAWASAN KEBANGSAAN

Way Kanan limamenitnews.com

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung Daerah Pemilihan (Dapil) V SONI SETIAWAN, S.T,.MH Melakukan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan bertempat di Kampung Tegal Mukti Kecamatan Negeri Besar Sabtu, 20-03-2021.

Turut hadir dalam acara tersebut Camat Negeri Besar, Kapolsek Negeri Besar Danramil, yang diwakili oleh Babinsa Tokoh Masyarakat ,Tokoh Agama, Tokoh pemuda Banser, MWCNU, Tokoh Pemuda pancasila. Dengan diikuti oleh 50 peserta dari Banser dan Aparatur kampung Tegal Mukti.

Dalam pemaparannya Soni menjelaskan, Kita sebagai warga negara yang tinggal di negara Republik Indonesia ini sudah pasti menganut Ideologi pancasilais dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, sebagai contoh penerapan ideologi pancasila yang ada dalam kegiatan atau kehidupan kita sehari hari seperti bertorelansi antar umat beragama, gotong royong, tidak membedakan Suku, Ras, Agama dan Budaya.

Melalui kegiatan ini ia juga berharap sosialisasi ideologi Pancasila hari ini dapat memberikan manfaat secara langsung maupun tidak langsung pada masyarakat dalam penghayatan nilai-nilai luhur Pancasila semangat kebangsaan dalam kehidupan sehari hari dalam semua tingkatan masyarakat.

Hal itu dilakukan tidak melihat latar belakang sebagai Akar pondasi memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan, semangat inilah yang harus terus dipupuk. Sebagai identitas Bangsa Yang Kuat, ujarnya.

Bang Soni mengharapkan agar masyarakat memamfaatkan dirinya yang saat ini berada di DPRD Provinsi untuk membantu warga yang memiliki keluhan dan aspirasi.

Saya Sebagai wakil Rakyat yang terpilih dari dapil V siap untuk berjuang dan menyalurkan apa yang menjadi keluhan warga melalui sidang di Gedung Parlemen, seluruh aspirasi yang ada di masyarakat dan tentunya perjuangan tersebut ditopang dengan dorongan rasa kegotong royongan masyarakat didapilnya yang ikut kritis memperjuangkan untuk kepentingan bersama”.(tumino/Okta)