MEI 2021 KABUPATEN WAY KANAN AKAN GELAR PILKAKAM SERENTAK

MEI 2021 KABUPATEN WAY KANAN AKAN GELAR PILKAKAM SERENTAK

Way Kanan, Limamenitnews.Com

Pemilihan Kepala kampung (Pilkakam) serentak di kabupaten Way Kanan dipastikan akan digelar pada tanggal 27 Mei 2021 mendatang.

Hal tersebut dipastikan dari keterangan sekertaris daerah (Sekda) Way Kanan H.Saipul, S. Sos, M. IP saat Di wawancarai media limamenitnews.com Biro Way Kanan di ruangan kerjanya siang kemarin, Senin (01/02).

Sekda Saipul mengungkapkan bahwa, terkait tertundanya Pilkakam tahun 2020 lalu Saipul S.sos menjelaskan
Pelaksanaan Pilkakam tertunda dari awal yang seharus nya tahun Genap tahun 2020 namun tertunda 2021, dikarenakan ada kendala Covid-19 serta ada keputusan Kemendagri hingga ditunda tahun 2021.

“Insyalloh bulan Maret sampai Mei Proses Pilkakam sudah mulai tahapan tahapan sekitar Minggu ke 3 bulan Maret, sudah mulai pendaftaran calon di panitia Pilkakam,”ungkap Sekda Saipul.

Lebih lanjut Sekda Saipul mengatakan kapan pemilihan atau hari H (Pilkakam) nya itu tanggal 27 Mei 2021 karena menurut beliau, untuk menghindari Bulan puasa dan juga hari raya Idhul Fitri .

“Masalah penganggaran biaya, tugas tugas panitia, sarana sarana pemilihan insyalloh ditanggung oleh APBD Kabupaten, Hanya biaya protokol kesehatan sesuai dari Juknis pemerintah pusat dan Ketentuan Kemendagri dalam hal ini dibiayai oleh Dana Desa (DD),
iya ada dianggarkan untuk protokol kesehatan dari Dana Desa untuk kampung yang menyelenggarakan Pilkakam, itu yang sudah kita siap kan beberapa waktu yang lalu dan kita bahas bersama Antara team Kabupaten Kecamatan dan panitia Pilkakam,” jelas nya

Masih menurut Sekda, dari 85 kampung yang akan mengikuti Pilkakam tentang tahapan tahapan nya Saipul menjelaskan tidak terlalu paham, Namun tugas kita di kabupaten sampai sebatas mensosialisasikan pada panitia atau Beak up panitia untuk sosialisasi ke masyarakat atau ke peserta Pilkakam itu tugas panitia.

“Saya yakin ini sudah disosilisasikan oleh panitia Pilkakam mengingat tanggal 23 Maret sudah mulai tahapan tahapan nya,”katanya.

Disinggung perihal jika ada panitia yang tidak netral apa ada sangsi untuk si pelanggar, Sekda menjelaskan,
Panitia sudah jelas sumber nya tidak boleh BPK, PJ tegas nya dan untuk panitia itu melibat kan tokoh masyarat mengingat sudah ada ketentuan dan merujuk pada ketentuan Permendagri dan Peraturan Pemerintah.

“Serta kita sudah menghimbau kepada PJ Kakam Agar tidak ada persoalan agar panitia tidak ada unsur dari keluarga dekat dari masing masing calon, serta bila nanti ada tindakan tindakan yang bertentangan dengan hukum pasti ada sangsi nya,”tuturnya.

Ditanya kembali bila ada Oknum PJ kepala kampung yang berpihak kepada calon seperti apa sangsi tersebut, Saipul menjelas kan Terkait sangsi sangsi dia tidak terlalu hapal tapi bila terbukti pasti kita berikan sangsi,

“Misalnya bila memungkin kan harus kita tarik dari jabatan PJ nya ya harus kita tarik,lebih jelas nya nanti kita lihat sejauh mau pelanggaran yang ia lakukan dan sangsi apa yang sesuai dengan ketentuan harus diberikan,”terangnya.

Perihal peran serta PJ Kakam terhadap kandidat dia juga menjelaskan, Tugas PJ itu sudah jelas menyelenggarakan pemerintahan kampung dan mempersiapkan pemilihan Kepala Kampung dan bila dia tidak berhasil menyiapkan persiapan kampung itu dalam tanda kutip sesuai peraturan perundang undangan semesti nya dia mendapat sangsi dari pimpinan.

“mengenai keterlibatan pengamanan, itu belum ada berapa jumlah yang harus kita turunkan tapi kita sudah komunikasi pada pihak APH, mereka pun siap sesuai peta kerawanan setiap tempat masing masing nanti nya mungkin ada yang Satu anggota yang stunby setiap satu TPS dan bisa ada yang lebih
Tergantung kerawanan TPS atau wilayah tersebut mengingat mereka lah yang lebih paham tergantung zona,”imbuhnya.

“Serta sudah kita tegas kan setiap sekretariat itu ada dibalai kampung kecuali bagi daerah yang tidak memiliki balai kampung, bisa mencari tempat yang repentatip,”tegasnya.

Terahir dia menambahkan,
Sejauh ini panitia sudah terbagi atas Tiga, yaitu menurutnya ada panitia Kabupaten, ada panitia kecamatan, dan panitia kampung.
Tugas panitia kabupaten pasti nya menyiapkan Peraturan, pedoman bahkan Anggaran.

“Kecamatan merupakan kepanjangan tangan dari kepanitiaan kabupaten yang ruang lingkup nya di setiap kecamatan,
Kampung itu tugas nya jelas melaksanakan pemilihan, lanitia kampung itu sama dengan KPU Baik dari merencanakan sampai puncak nya Pelaporan hasil Pilkakam tersebut,”tutup nya.(tumino/Okta)