DI BOHONGI, DI TIPU OLEH URUSAN DUNIA

DI BOHONGI, DI TIPU OLEH URUSAN DUNIA

Bandar Lampung, Limamenitnews.com Makanan yang enak, nikmat, lezat terasa di lidah sebagai alat perasa.
Nikmat nya akan hilang ketika sudah masuk ke dalam tenggorokan terus ke lambung pencernaan.
Diambil Saripatinya, sisa nya keluar menjadi kotoran ( tinza ).
Kenikmatan sesaat, tidak Abadi.
Begitu juga rekreasi, bersenggama, hiburan lainnya, kenikmatan nya sesaat tidak Abadi.
Kenikmatan tubuh lainnya adalah tempat tinggal yang nyaman, fasilitas transportasi dll.

Kenikmatan Dunia ini sifat sementara, nikmati sebagai di dalam kehidupan sehari-hari, bersama keluarga dan saudara kita.
Jangan memaksa kan diri jika tidak mampu.
Maka akan tersiksa.

Seorang Anak Muda berkata.
Inilah yang di bohongin oleh tinza dan nafsu.
Kenikmatan yang sesaat yang banyak mengeluarkan keringat, dan kesusahan jika tidak terpenuhi.

Hal hal yang sepele nikmat Allah yang tidak dilihat dan dirasakan oleh tubuh manusia.
Kesehatan anggota tubuh, dan pernapasan.
Manusia akan ingat ketika salah satu anggota tubuh nya sakit atau tidak berfungsi.
Salah satu contoh : tubuh di gigit semut, mata masuk kotoran terasa sakit.
Maka terasa bahwa jika tidak digigit semut dan mata tidak terkena kotoran.
Akan merasa nikmat hidup, karena tidak merasakan sakit.

KENIKMATAN YANG ABADI.

Menurut para Auliya Allah, kenikmatan yang abadi itu, tenang nya jiwa, karena di dalam kehidupan sehari-hari bersama dengan Allah tampak jarak.
hidup di surga nya Allah.
Secara syariat dia hidup di dunia.
Tetapi jiwa nya di surga nya Allah.

Allah SWT berfirman:

يٰٓأَيَّتُهَا النَّفْسُ الْمُطْمَئِنَّةُ
yaaa ayyatuhan-nafsul-muthma`innah

“Wahai jiwa yang tenang!”

ارْجِعِىٓ إِلٰى رَبِّكِ رَاضِيَةً مَّرْضِيَّةً
irji’iii ilaa robbiki roodhiyatam mardhiyyah

“Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang rida dan diridai-Nya.”

فَادْخُلِى فِى عِبٰدِى
fadkhulii fii ‘ibaadii

“Maka masuklah ke dalam golongan hamba-hamba-Ku,”

وَادْخُلِى جَنَّتِى
wadkhulii jannatii

“dan masuklah ke dalam surga-Ku.”
(QS. Al-Fajr 89: Ayat 27 sd 30)

Di dalam kehidupan sehari-hari, di dunia ini Hamba Allah tersebut, menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan Allah.

Perintah Allah :

Allah SWT berfirman:

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إ
ِلَّا لِيَعْبُدُونِ
wa maa kholaqtul-jinna wal-insa illaa liya’buduun

“Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku.”
(QS. Az-Zariyat 51: Ayat 56)

Segala hukum syariat Islam, yang telah ditetapkan oleh ALLAH SWT,
Sesuai dengan perintah ( firman ) ALLAH.
Al Qur’an dan hadits.

Hamba Allah tersebut memiliki SIFAT SIFAT ROSULLULLAH.
atau Sifat sifat Nabi lain nya.
Sesuai dengan lakon perintah Allah.

Dikarenakan Hamba Allah tersebut selalu bersama ALLAH.
Jadi Pekerjaan kehidupan sehari-hari nya.
Atas perintah ALLAH SWT.
DIA tidak melakukan tampak adanya perintah ALLAH.
Kita bisa melihat manusia manusia yang menjalankan perintah Allah, sesuai dengan Al Qur’an dan hadits di dalam kehidupan sehari-hari kita.
Ada atau tidak, tergantung pola hidup kita pula sehari-hari.
Jika kita temukan, dekattilah Dia, karena dia adalah Hamba Allah yang di cintai ALLAH.
Insyaallah hidup kita pun akan tenang, dan jiwa kita pun akan tenang.
Di panggil oleh Allah.
Sesuai firman ALLAH.

Wallahu alam bisawab.
Wasalam wrwb.( Uta )