RENUNGAN UMAT ISLAM MENUJU AKHIRAT

RENUNGAN UMAT ISLAM MENUJU AKHIRAT

Bandar Lampung Limamenitnews.Com

“Atas nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.”
(QS. Al-Fatihah 1: Ayat 1)

AKHIRAT

Para Auliya Allah katakan.

AKHIRAT adalah alam yang penuh misteri, ada 7 lapis langit yang menutupi nya.
Manusia yang ingin mengenal 7 lapis langit tersebut harus terlebih dahulu bisa menebus 7 lapis Bumi.
Tidak lah mungkin manusia akan mencapai jika tidak tahu ilmunya.
Allah sudah memberikan isyarat untuk mencapai 7 lapis langit menuju ku, harus dengan Ilmu.

Berfirman Allah Subhanahu wa Ta’ala.
اللَّهُ الَّذِي خَلَقَ سَبْعَ سَمَاوَاتٍ وَمِنَ الْأَرْضِ مِثْلَهُنَّ يَتَنَزَّلُ الْأَمْرُ بَيْنَهُنَّ لِتَعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ وَأَنَّ اللَّهَ قَدْ أَحَاطَ
بِكُلِّ شَيْءٍ عِلْمًا

“Allahlah yang menciptakan tujuh langit ; dan seperti itu pula bumi. Perintah Allah berlaku padanya, AGAR KAMU MENGETAHUI bahwasanya Allah maha berkuasa atas segala sesuatu dan sesungguhnya Allah ilmuNya benar-benar meliputi segala sesuatu”.[Ath-Thalaq/65: 12]

Jika kita renungkan ; Allah memerintahkan kita agar kita mengetahui nya.
Ilmu Allah meliputi segala sesuatu.
Segala sesuatu pasti ada ilmu ALLAH yang meliputi nya.

Untuk menembus Alam 7 lapis Bumi dan langit.
Menurut para Auliya Allah.
Harus masuk Islam secara kafah.
Menguasai ILMU FIKIH
Menguasai ILMU TAUHID
Menguasai ILMU TASAWUF

Semua nya tidak lain jalan ( Toriqoh ) Zuhud kepada Allah.

Zuhud adalah melepaskan urusan dunia di kembalikan kepada Allah.

Untuk memahami melepaskan urusan dunia di kembalikan kepada ALLAH, bukan kita meninggalkan urusan Dunia.
Tetapi bagaimana cara nya kita mengembalikan urusan Dunia di dalam kehidupan sehari-hari, di kembalikan kepada ALLAH
Dalilnya.
Inna lillahi wa innalillahi rojiun.
Datang dari ALLAH kembali ke pada ALLAH.

Agar lebih jelas dan terang benderang, untuk mengetahui ilmu Allah meliputi lapis langit dan bumi.
Ada di ILMU TAUHID DAN ILMU TASAWUF.

Ilmu ilmu inilah yang di sampaikan para Auliya ALLAH.
ilmu jalan pulang kembali ke pada Allah, sebelum ajal menjemput.
Tahu jalan pulang sebelum mati.

Dikarenakan ada Tujuh lapis langit dan Bumi, ada mahluk mahluk Allah yang belum sampai kembali ke pada Allah dengan tenang,
MEREKA menunggu hadiah hadiah Al Fatihah, doa anak cucunya yang Sholeh dan Sholehah.
Untuk mencapai puncak lapis langit.
Di alam kubur 7 lapis bumi, lalu terangkat ke tujuh lapis langit.
Berkat Doa anak anak dan cucunya yang Sholeh dan Sholehah.

Jika tidak
Hidup mereka gentayangan kesana kemari.
Keluarga besar kita yang telah mendahului kita selalu mengharapkan doa doa kita.
Doa yang paling baik adalah mengirim surat Al Fatihah,
Setiap habis sholat.
Yang paling terbaik Tawasul dahulu.

Di dalam menembus Tujuh lapis bumi dan langit.
Maka harus belajar dengan Ulama yang mumpuni di bidang ilmu ALLAH tersebut.
Yang di sebut Mursyid.
Untuk mencari Mursyid yang mumpuni ini lah yang tidak mudah.
Karena tidak ada satu pun Ulama yang mumpuni di bidang ilmu tersebut mau di katakan Mursyid.
Tinggal kita saja yang harus jeli pantas atau tidak ulama tersebut di sebut Mursyid yang Zohir.

Sebagai Rekomendasi saya pribadi.
Saya menyarankan Masuklah Islam secara kafah.
BELAJAR dan Mengkaji Ilmu ilmu Allah.
Yang ada di dalam Al Qur’an dan hadits.
Karena Al Qur’an mengandung kata kata mutiara, dan Kiyas perumpamaan yang berlapis-lapis untuk kita pahami secara syariat dan hakikat.
Dengan berbagai sudut pandang tafsir tafsir para ulama.
Untuk menyatukan berbagai macam sudut pandang pemahaman yang berbeda, dan berlapis-lapis. Sesuai dengan surat An-Nur ayat 35.

Allah SWT berfirman:

اللَّهُ نُورُ السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضِ ۚ مَثَلُ نُورِهِۦ كَمِشْكٰوةٍ فِيهَا مِصْبَاحٌ ۖ الْمِصْبَاحُ فِى زُجَاجَةٍ ۖ الزُّجَاجَةُ كَأَنَّهَا كَوْكَبٌ دُرِّىٌّ يُوقَدُ مِنْ شَجَرَةٍ مُّبٰرَكَةٍ زَيْتُونَةٍ لَّا شَرْقِيَّةٍ وَلَا غَرْبِيَّةٍ يَكَادُ زَيْتُهَا يُضِىٓءُ وَلَوْ لَمْ تَمْسَسْهُ نَارٌ ۚ نُّورٌ عَلٰى نُورٍ ۗ يَهْدِى اللَّهُ لِنُورِهِۦ مَنْ يَشَآءُ ۚ وَيَضْرِبُ اللَّهُ الْأَمْثٰلَ لِلنَّاسِ ۗ وَاللَّهُ بِكُلِّ شَىْءٍ عَلِيمٌ
allohu nuurus-samaawaati wal-ardh, masalu nuurihii kamisykaatin fiihaa mishbaah, al-mishbaahu fii zujaajah, az-zujaajatu kaannahaa kaukabun durriyyuy yuuqodu min syajarotim mubaarokatin zaituunatil laa syarqiyyatiw wa laa ghorbiyyatiy yakaadu zaituhaa yudhiiiu walau lam tamsas-hu naar, nuurun ‘alaa nuur, yahdillaahu linuurihii may yasyaaa, wa yadhribullohul-amsaala lin-naas, wallohu bikulli syaiin ‘aliim

“Allah (pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya-Nya, seperti sebuah lubang yang tidak tembus yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam tabung kaca, (dan) tabung kaca itu bagaikan bintang yang berkilauan, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang diberkahi, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di timur dan tidak pula di barat, yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah memberi petunjuk kepada cahaya-Nya bagi orang yang Dia kehendaki, dan Allah membuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”
(QS. An-Nur 24: Ayat 35)

Kini Telah di buka di salah satu pondok pesantren Arafah….
Daerah Lampung Selatan.
Desa Haji Mena, kecamatan Natar.

Alamat :

Jln. Mejen Namuri Anom
Depan Auto 2000
Materi pelajaran
ILMU FIKIH
ILMU TAUHID
ILMU TASAWUF

Belajar secara GRATIS.
(Red/Uta)