BUM DES SEJATINYA SALAH SATU PROGRAM UNGGULAN DARI KEMENDES

BUM DES SEJATINYA SALAH SATU PROGRAM UNGGULAN DARI KEMENDES

Limamenitnews.Com – Blambangan Umpu
Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) menjadi salah satu prioritas dari program unggulan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, namun sayangnya Bumdes belum digarap secara serius, sehingga banyak desa yang punya potensi belum bisa dikembangkan secara maksimal.

Bahkan saat ini, baru 155 kampung yang sudah terbentuk BUMDes nya dari 221 Kampung yang ada di Kabupaten Way Kanan yang tersebar di 15 kecamatan, dan masih ada 66 Kampung yang belum memiliki BUMDes, itupun banyak yang tidak berkembang bahkan kini mati suri.

Padahal, melalui Undang-Undang No 6 Tahun 2014 tentang Desa sebagai penyempurna dari Undang-undang sebelumnya, yaitu Undang-Undang No 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah, keberadaan Bumdes menjadi amanat Undang-undang.

Hal tersebut disampaikan Ixuan Ahmadi, S.Sos Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Kabupaten Way Kanan bahwa
“Bumdes menjadi media untuk mengoptimalkan potensi desa menjadi salah satu program prioritas yang harus direalisasikan di tingkat desa, tapi memang di lapangan ada beberapa kendala, ada Bumdes yang sudah aktif, sudah dibentuk, tapi ada juga yang kemudian mati suri. Bahkan ada desa yang belum membentuk Bumdes

Agar optimal, kehadiran Bumdes harus dijadikan kebutuhan untuk menggali dan mengembangkan potensi Kampung sesuai tugas dan fungsinya.
Khususnya BUMDes di Kabupaten Way Kanan bergerak di berbagai bidang usaha, mulai dari usaha galon, pertanian, perdagangan, home industri, persewaan maupun usaha produktif lainnya.”tegasnya

Namun pada kenyataannya Ada beberapa contoh di lapangan Perdes yang keliru dalam prosesnya seperti pemilihan jajaran pengurus Bumdes yang tidak melalui mekanisme pemilihan dan menempatkan orang yang bukan pada kapasitasnya sehingga pengembangan bisnis bisnis menjadi terhambat, harusnya orang yang di tempatkan berjiwa pengusaha dan pekerja keras yang ada di Bumdes.(tumino/Okta).