LAPAS WAY KANAN LAKSANAKAN GERAKAN SEHAT ANTISIPASI COVID-19

LAPAS WAY KANAN LAKSANAKAN GERAKAN SEHAT ANTISIPASI COVID-19

Limamenitnews.com – Way Kanan

Setiap individu dapat melindungi diri dan menangkal dari serangan Virus COVID-19. Langkah paling Mudah dan Efektif dengan melakukan gerakan SEHAT. Demikian disampaikan Kepala Lapas Kelas IIB Way Kanan. Senin, 28/9.

Syarpani menyampaikan Lapas Way Kanan melaksanakan Gerakan SEHAT.

“ Cegah Covid-19, Ayo laksanakan Gerakan SEHAT. Apa maknanya? Perlu kami jelaskan bahwa S (Selalu menggunakan masker pada saat keluar rumah), E (Etika batuk dan bersin diterapkan), H (Handsanitizer wajib dibawa dan digunakan setiap berpergian), A (Air mengalir dengan sabun untuk mencuci tangan), T (Tentukan jarak aman /Physical Distancing). Mari saling menjaga, saling melindungi, siapa pun yang ada di sekitar kita”, ujar Mantan Magister Hukum UNPAD ini.

Kalapas menyampaikan sampai saat ini Lapas Way Kanan menerapkan protokol kesehatan yang ketat di lingkungan lapas.

“Saya ingatkan, bahwa kita ini belum bebas dari covid-19. Kita harus terus berupaya memutus mata rantai penyebarannya dengan cara menerapkan protokol kesehatan,” tandasnya.

Lapas Way Kanan telah melakukan upaya upaya mencegah penyebaran covid-19 antara lain:

  1. Pemasangan tempat cuci tangan di area ruang tunggu pendaftaran
    kunjungan, area kantor dan blok hunian;
  2. Pemasangan banner terkait sosialisasi pencegahan penyebaran Corona
    Virus Disesase (Covid-19);
  3. Penyediaan Hand Sanitizer/cuci tangan di beberapa titik di dalam Lapas;
  4. Sosialisasi dan pencegahan penyebaran covid-19 Bekerjasama dengan Puskesmas Negeri Baru;
  5. Pengukuran Suhu Tubuh Bagi siapapun yg masuk lapas;
  6. Layanan Video Call Pengunjung;
  7. Melaksanakan persidangan online dengan Video Conference;
  8. Penyemprotan Disinfectan ke seluruh blok hunian dan perkantoran secara mandiri, kerjasama dengan PMI Way Kanan dan Dinas Kesehatan
    Way Kanan.Sekedar untuk di ketahui secara Nasional Kasus Covid-19 masih terjadi,sehingga kondisi pandemi belum berakhir
    (Tumino/Dian)